Ganti Studio, 10 Anime Ini Bikin Kecewa Penggemarnya

Posted on

Ada sejumlah anime yang membuat kecewa penggemarnya setelah ganti studio. Penyebab kekecewaan ini bisa dari perbedaan tone, kualitas animasi, sampai ceritanya. (Foto: SportsKeeda)

Salah satu kekurangan di industri anime adalah waktu dan sumber daya terbatas. Studio anime butuh waktu untuk menciptakan karya terbaik mereka. Tapi, sering kali mereka tidak punya jadwal untuk mengakomodasinya.

komisi produksi anime butuh serial mereka terus berlanjut. Jadi, mereka tidak punya pilihan lain selain memindahkan anime merka ke studio lain yang punya waktu untuk mengerjakan anime itu. Tapi, tidak semua anime yang pindah studio ini memuaskan hasilnya.

Perbedaan tone, gaya seni, dan animasi sedikit mempengaruhi perubahan studio ini. Makanya, penggemar pun sering khawatir jika anime kesayangan mereka pindah studio. Mereka akan mendapati perubahan dalam tone atau perbedaan gaya seni atau kualitas animasi. Karena perubahan ini, ada sejumlah anime yang malah membuat kecewa penggemar ketika pindah studio. Anime apa saja yang bikin kecewa setelah pindah studio? Mengutip CBR, berikut ulasannya!

Baca Juga: 7 Anime Bertema Perjudian yang Seru untuk Ditonton

10. Attack on Titan

Ganti Studio, 10 Anime Ini Bikin Kecewa Penggemarnya

Foto: GamesRadar

Studio Wit benar-benar memuaskan penggemar Attack on Titan dengan adaptasi anime mereka hingga season 3. Tapi, studio itu tidak punya cukup waktu di jadwal mereka untuk berkomitmen pada season 4 serial ini. Makanya, anime itu kemudian diserahkan kepada Studio Mappa untuk menangani season final itu.

Sebagian besar penggemar puas dengan hasil keseluruhan atas perubahan ini. Tapi, yang paling menonjol adalah respons terhadap perbedaan gaya seni dan animasi. Penampakan karakternya agak berbeda dan penggunaan CGI terhadap karakter Attack on Titan sudah menjadi subyek kontroversi.

9. Psycho-Pass

Ganti Studio, 10 Anime Ini Bikin Kecewa Penggemarnya

Foto: My Shiny Toy Robots

Psycho-Pass debut sebagai thriller psikologis modern yang terjadi di masa depan cyberpunk yang diwujudkan dengan cantik. Season pertama serial ini diproduksi Production IG. Tapi, season 2-nya kemudian diserahkan kepada Tatsunoko Production.

Setelah perubahan studio itu, kualitas animasi dan desain visualnya tetap bagus. Tapi, penggemar merasa, penulisan season kedua tidak menghidupkan serial aslinya. Ketiadaan penulis season 1 legendaris, Gen Urobuchi, benar-benar terasa di season 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *